INFORMASI :

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAH DESA BALINGASAL KECAMATAN PADURESO KABUPATEN KEBUMEN

Data Pantauan Corona Desa

Loading..

JADWAL MUSIM TANAM I (GAPOKTAN SUBUR MAKMUR)

JADWAL MUSIM TANAM I (GAPOKTAN SUBUR MAKMUR)

GAPOKTAN | Pertemuan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) “Subur Makmur“ Desa Balingasal Kecamatan Padureso dalam rangka musyawarah musim tanam pertama MT 1. Dalam sambutannya Kepala Desa Balingasal menyampaikan bahwa  warga tani Desa Balingasal untuk segera mulai nyebar karena curah  hujan sudah mulai tinggi dan juga air yang dari Aliran Waduk Wadaslintang/Bendungan Pejengkolan sudah mengalir sejak tanggal 1 Oktober 2021, menghimbau operator traktor untuk segera turun.

Sesuai kesepakatan bahwa mulai nyebar tanggal 1 November dan paling akhir tanggal 10 November 2021 agar nanti kita bisa IP 300%. Diharapkan warga petani kompak dalam menanam, agar pengendalian penyakit bisa diminimalisir. Semoga musim tanam tahun ini warga tani yang ada di Desa Balngasal hasilnya dapat meningkat.

Acara ini juga dihadiri dari Koordinator PPL Kecamatan Padureso Hartono dan juga Petugas Pengendalian Hama Puput. Dalam sambutannya Hartono menyampaikan, kelompok tani Balingasal mendapatkan bantuan bibit padi dengan varietas Impari 42 sebanyak 500 kg untuk Kelompok Tani Ketipan. Dan juga mendapat program Budi Daya Tanaman Sehat untuk Kelompok Tani Sipoh Varietas 32 sebanyak 650 kg lengkap dengan pendukungnya. Silakan agar bantuan tersebut bisa mengurangi biaya operasional petani. Dalam menerapkan Budidaya tanaman sehat ada kegiatan pertemuan dalam pengamatan selama program tersebut. Mulai dari penyemaian bibit dan perlakuan selama penyemaian, dan dilanjutkan pengolahan tanah.

Acara dilanjutkan praktek merambang benih dengan garam. Dengan cara sebagai berikut :
1.    Siapkan benih padi yang akan disebar
2.    Garam kasar/grosok 
3.    Telur mentah bebek
4.    Ember 
5.    Penyaringan 
Pertama air dicampur dengan garam dengan perbandingan 30 % garam 70 % air. Masukan telur bebek mentah sampai telur mengambang berarti air sudah bisa digunakan untuk merambang benih. Ambil gabah yang mengambang setelah diambil semua pisahkan benih yang tenggelam. Cuci bersih benih yang tenggelam sampai bersih. Memastikan tidak ada sisa garam di benih padi yang akan di rendam dengan air tawar. Rendam selama 24 jam dicampur dengan bakteri colin untuk imunisasi agar tanaman tahan terhadap penyakit, tiriskan 48 jam benih siap disebar.

Bagikan :

Tambahkan Komentar Ke Twitter

Data Desa

Statistik Pengunjung

Polling 1

Polling 2