INFORMASI :

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAH DESA BALINGASAL KECAMATAN PADURESO KABUPATEN KEBUMEN

Data Pantauan Corona Desa

Loading..

NAPAK TILAS SEJARAH DUKUH BLEBER

NAPAK TILAS SEJARAH DUKUH BLEBER

BERITA DESA | Sejarah desa masih menarik minat sejarawan karena hampir semua peristiwa sejarah berawal atau terjadi didaerah pedesaan. Desa sebagai kesatuan teritorial dan administratif yang terkecil di Indonesia, memiliki karakter tersendiri disebabkan masing-masing desa atau daerah terbentuk melalui proses sejarah yang panjang dan berbeda-beda. Demikian halnya dengan Dukuh Bleber, Desa Balingasal Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen.

Bleber merupakan nama pedukuhan di Kawasan Desa Balingasal yang berada di perkampungan kecil. Memiliki jumlah penduduk sekitar 450 jiwa dengan mayoritas mata pencaharian sebagai petani atau pekebun. Secara geografis masuk ke dalam dataran rendah, terdiri dari 3 RT dan 1 RW. Bleber juga memiliki jalan desa dan saluran irigasi terpanjang yang dijadikan sentral buat pengairan sawah.

Di dukuh ini tidak lupa pula banyak cerita historisnya yang didapat dari sesepuh daerah ini. Konon di daerah tersebut masih banyak makam-makam kuno. Tidak sedikit penduduk Bleber datang untuk berziarah di sana. Beberapa makam kono yang ada disana diantaranya Mbah Kyai Umpak dan Mbah Begawan. Bahkan Nama Kyai Umpak sampai dibuat sebagai nama gugus pramuka di SD N 1 Balingasal.

Saat ini kepedulian masyarakat akan sejarah daerahnya meningkat hingga pada akhirnya dibuatkan lagi tetenger atau nisan sebagai pertanda bahwasannya makam tersebut merupakan leluhur daerah tersebut pada masanya, tetenger yang dibuat untuk Mbah Arya Hangga Sari. Zaman dahulu Mbah Arya Hangga Sari lah yang membabat tanah Bleber. Datang dari Lawu pada sekitar abad ke-12, Arya Hangga Sari kemudian menetap di dukuh ini yaitu Bleber.

Kita sebagai anak cucu para leluhur terdahulu sudah sepatutnya peduli terhadap napak tilas leluhur yang merupakan bagian terbesar sejarah daerah ini...yg di komandoni kepala dukuh Goltriyanto selaku kepala dukuh Bleber mengatakan “bahwa tidak ada salahnya kita meneruskan perjuangan mereka, disamping karena sudah takdir Tuhan. Mereka lah yang memiliki peran penting daripada desa kami, karena masyarakat setuju dengan dibuatkannya tetenger atau tanda buat Mbah Arya Hangga Sari. Maka dari itu kami mrngutus kepala tukang yaitu saudara M Tamyis untuk membuatkan nisan.”

Pemasangan tetenger dilaksanakan pada hari rabu, 29 September 2021 di pemakaman Dukuh Bleber. Pengerjaan dilakukan selama 1 minggu dengan saksikan oleh sesepuh dukuh Bleber, Kepala dukuh, kepala tukang, dan masyarakat sekitar. Harapannya dengan seperti itu, kita senantiasa ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kita pada akhirnya akan berjumpa dengan kematian.

Bagikan :

Tambahkan Komentar Ke Twitter

Data Desa

Statistik Pengunjung

Polling 1

Polling 2